Cara Mulai — Jalankan Server
Jalankan file start-server.bat
Double-klik file start-server.bat di folder utama, tunggu terminal hitam keluar.
Tunggu Running
Tunggu sampai muncul log "Dashboard running on http://localhost:2026". Jangan tutup CMD ini.
Buka Alamat Browser
Buka Chrome dan akses alamat: http://localhost:2026
Bagian-Bagian Dashboard
Panel Kontrol
Sisi kiri tempat memilih target, metode Layer 7/4, threads, durasi, dan mengeklik tombol Mulai Test.
Sesi Test Aktif
Menampilkan pengujian yang sedang berjalan dengan progress bar dan tombol hentikan.
Terminal Output
Log real-time yang langsung mengalir dari script server saat pengujian dimulai.
Layer 7 vs Layer 4
Layer 7 (Web)
Untuk pengetesan web service atau website. Membutuhkan format target lengkap (http:// atau https://).
Layer 4 (Port)
Untuk pengetesan port mentah, seperti port VPN (SSTP/L2TP) atau game server. Format target: IP:Port.
Metode Layer 7 (Web)
| Method | Penjelasan |
|---|---|
| CFB | Bypass Cloudflare dengan rotasi header otomatis. |
| BYPASS | Melewati proteksi WAF standar. |
| GET | Kirim request GET HTTP standar berulang kali. |
| SLOW | Slowloris — menahan slot koneksi server tetap sibuk. |
| BOMB | Kirim payload request berukuran besar. |
Metode Layer 4 (Port)
| Method | Penjelasan |
|---|---|
| TCP | Banjiri dengan paket TCP handshake standar. |
| SYN | SYN Flood — kirim paket inisiasi TCP tanpa henti. |
| CONNECTION | Buka koneksi TCP asli secara massal (cocok untuk port VPN SSTP). |
| UDP | Kirim paket data mentah berbasis protokol UDP. |
Cara Baca Hasil
| < 1ms - 10ms | Server dalam kondisi sangat optimal dan prima. |
| 10ms - 100ms | Server mulai merasakan beban latency dari test. |
| 100ms - 500ms | Beban CPU/Memori server tinggi, akses melambat drastis. |
| Request timeout | Port penuh, server gagal membalas request ping. |
Setting Rekomendasi
🟢 Test Ringan
🔵 Test VPN SSTP (Port 4433)
Deploy Dashboard ke VPS
Install Node.js di VPS
Jalankan via PM2
Spesifikasi VPS & Hardware
Rekomendasi CPU Cores: Pengujian network ini sepenuhnya membebani **CPU** (GPU sama sekali tidak terpakai). Multithreading berjalan optimal di multi-core processor.
- 1 Core CPU / 1GB RAM: Cocok untuk test skala kecil (< 200 threads).
- 2-4 Cores CPU / 4GB RAM: Paling optimal dan stabil untuk pengujian standar (500 - 2000 threads).
- Network Uplink (Sangat Penting): Gunakan VPS dengan port internet berkecepatan 1 Gbps atau lebih tinggi agar performa bandwidth test tidak dibatasi port server.
Pemindaian Port & Jaringan Lokal
Fitur **TCP Port Scanner** dan **Pemindai Subnet Lokal** di dashboard memungkinkan kamu untuk melakukan pengetesan konektivitas port layanan aktif baik di server public maupun subnet lokal (perangkat intranet).
PENTING (Batasan Cloud VPS): Jika Node.js dashboard ini kamu pasang di VPS Cloud eksternal, memindai IP lokal (seperti 10.10.0.1 atau 192.168.1.1) akan selalu mengembalikan status CLOSED. Hal ini dikarenakan VPS tidak memiliki akses ke jaringan intranet rumah/kantor kamu. Dashboard harus dijalankan di localhost (PC lokal Anda) agar pemindaian intranet berfungsi langsung.
Port Layanan Umum Perangkat Lokal:
| Port | Perangkat | Keterangan |
|---|---|---|
8291 | MikroTik Router | Port default untuk aplikasi manajemen WinBox. |
8728 / 8729 | MikroTik API | Port API MikroTik (Unencrypted / Encrypted SSL). |
5000 / 5001 | NAS Storage | Akses panel web penyimpanan NAS (misal: Synology). |
445 | PC / Server / NAS | Layanan File Sharing (SMB / SAMBA) untuk pertukaran folder. |
80 / 443 | Modem / Router / Web | Halaman antarmuka admin (HTTP/HTTPS web panel). |
22 | Linux / PC / Server | Koneksi SSH terminal jarak jauh. |
3389 | PC Windows | Remote Desktop Connection (RDP) bawaan Windows. |
Cara Menggunakan Pemindai Subnet Lokal:
- Jalankan Node.js dashboard ini di komputer lokal Anda (LAN yang sama).
- Buka dashboard, lalu pada widget Pemindai Subnet Lokal, klik tombol Deteksi.
- Sistem akan mendeteksi IP server/PC lokal Anda saat ini (misalnya
192.168.1.15) dan otomatis mengisi kolom prefix subnet dengan192.168.1. - Pilih preset layanan port yang ingin dicari (misal WinBox (8291) untuk mencari router MikroTik, atau RDP (3389) untuk mencari PC Windows yang aktif remote desktopnya).
- Klik Pindai Subnet. Dashboard akan memindai 254 host secara paralel asinkron (dalam < 1.5 detik) dan menampilkan daftar IP mana saja yang port layanannya aktif (OPEN).
- MikroTik Hotspot & Client Isolation: Jika PC/Laptop kamu terhubung lewat jaringan Hotspot, router biasanya mengaktifkan isolasi client sehingga pemindaian ke IP lain (atau ke IP router itu sendiri) diblokir AP. Pastikan di winbox menu
IP -> Servicesport8291(Winbox) atau8728(API) berstatus aktif dan tidak membatasi IP kamu. - Auto-Corrector Subnet Prefix: Masukkan 3 segmen pertama IP (misal:
10.10.15). Jika kamu memasukkan IP host penuh (seperti10.10.0.1), dashboard secara cerdas akan langsung memotongnya menjadi 3 segmen pertama (10.10.0) untuk menghindari error masukan. - Firewall PC Windows: Port RDP (3389) dan Samba (445) diblokir Windows Firewall secara default. Aktifkan "File sharing" or remote access pada PC target.
Portabilitas & Deployment Platform
Dashboard LasKaR HanyuT sepenuhnya ditulis dalam Node.js & Python, yang memungkinkannya dipasang dan dijalankan di berbagai lingkungan (Localhost, HP Android, Cloud, dll).
1. Termux (Android Mobile):
Kamu bisa clone repo dari GitHub ke HP Android kamu lewat Termux. Karena HP kamu terhubung ke WiFi lokal yang sama dengan router, seluruh fitur Deteksi Gateway, Subnet Scanner, dan MNDP Neighbors akan berfungsi penuh!
git clone <REPO_URL> && cd MHDDoS-main
npm install && node server.js
Akses via browser HP: http://localhost:2026
2. Google Colab / Cloud VPS:
Bisa dideploy untuk online 24 jam. Jika dideploy di Colab/VPS, kamu bisa menggunakan tunnel seperti ngrok atau localtunnel untuk mengekspos port 2026.
Catatan: Deteksi lokal (MNDP & Gateway) tidak akan mendeteksi intranet LAN rumah kamu karena server berada di cloud eksternal, tetapi sangat optimal untuk testing traffic public.
Simulasi Beban & Uji Ketahanan CPU
Berikut adalah preset pengujian beban ringan untuk mengukur ketahanan CPU router MikroTik (conntrack) atau Portal Login Hotspot tanpa mengganggu stabilitas client RT/RW Net:
1. Uji CPU Router (Beban Conntrack Ringan):
- Tujuan: Mengukur stabilitas CPU router ARM/MIPS MikroTik saat conntrack terisi.
- Layer: Pilih Layer 4 (Port).
- Metode: Pilih TCP atau UDP.
- Target: Arahkan ke IP router (misal:
10.10.10.1:8291). - Parameter: Threads =
50 s.d 150(sangat ringan) | Durasi =60detik.
2. Uji Portal Login Hotspot (Web Page Queue):
- Tujuan: Menguji performa web server internal MikroTik (uhttpd/servlet hotspot) saat melayani antrean login massal.
- Layer: Pilih Layer 7 (Web).
- Metode: Pilih GET atau STORM.
- Target: Masukkan URL portal login (misal:
http://10.10.10.1/login). - Parameter: Threads =
100| Durasi =60detik.