1

Cara Mulai — Jalankan Server

1

Jalankan file start-server.bat

Double-klik file start-server.bat di folder utama, tunggu terminal hitam keluar.

2

Tunggu Running

Tunggu sampai muncul log "Dashboard running on http://localhost:2026". Jangan tutup CMD ini.

3

Buka Alamat Browser

Buka Chrome dan akses alamat: http://localhost:2026

2

Bagian-Bagian Dashboard

Panel Kontrol

Sisi kiri tempat memilih target, metode Layer 7/4, threads, durasi, dan mengeklik tombol Mulai Test.

Sesi Test Aktif

Menampilkan pengujian yang sedang berjalan dengan progress bar dan tombol hentikan.

Terminal Output

Log real-time yang langsung mengalir dari script server saat pengujian dimulai.

3

Layer 7 vs Layer 4

Layer 7 (Web)

Untuk pengetesan web service atau website. Membutuhkan format target lengkap (http:// atau https://).

Layer 4 (Port)

Untuk pengetesan port mentah, seperti port VPN (SSTP/L2TP) atau game server. Format target: IP:Port.

4

Metode Layer 7 (Web)

MethodPenjelasan
CFBBypass Cloudflare dengan rotasi header otomatis.
BYPASSMelewati proteksi WAF standar.
GETKirim request GET HTTP standar berulang kali.
SLOWSlowloris — menahan slot koneksi server tetap sibuk.
BOMBKirim payload request berukuran besar.
5

Metode Layer 4 (Port)

MethodPenjelasan
TCPBanjiri dengan paket TCP handshake standar.
SYNSYN Flood — kirim paket inisiasi TCP tanpa henti.
CONNECTIONBuka koneksi TCP asli secara massal (cocok untuk port VPN SSTP).
UDPKirim paket data mentah berbasis protokol UDP.
6

Cara Baca Hasil

< 1ms - 10msServer dalam kondisi sangat optimal dan prima.
10ms - 100msServer mulai merasakan beban latency dari test.
100ms - 500msBeban CPU/Memori server tinggi, akses melambat drastis.
Request timeoutPort penuh, server gagal membalas request ping.
7

Setting Rekomendasi

🟢 Test Ringan

MethodTCP
Threads50

🔵 Test VPN SSTP (Port 4433)

MethodCONNECTION
Threads100 - 200
8

Deploy Dashboard ke VPS

1

Install Node.js di VPS

curl -fsSL https://deb.nodesource.com/setup_18.x | bash - apt-get install -y nodejs git python3-pip
2

Jalankan via PM2

npm install -g pm2 pm2 start server.js --name laskar-hanyut
9

Spesifikasi VPS & Hardware

Rekomendasi CPU Cores: Pengujian network ini sepenuhnya membebani **CPU** (GPU sama sekali tidak terpakai). Multithreading berjalan optimal di multi-core processor.

  • 1 Core CPU / 1GB RAM: Cocok untuk test skala kecil (< 200 threads).
  • 2-4 Cores CPU / 4GB RAM: Paling optimal dan stabil untuk pengujian standar (500 - 2000 threads).
  • Network Uplink (Sangat Penting): Gunakan VPS dengan port internet berkecepatan 1 Gbps atau lebih tinggi agar performa bandwidth test tidak dibatasi port server.
10

Pemindaian Port & Jaringan Lokal

Fitur **TCP Port Scanner** dan **Pemindai Subnet Lokal** di dashboard memungkinkan kamu untuk melakukan pengetesan konektivitas port layanan aktif baik di server public maupun subnet lokal (perangkat intranet).

PENTING (Batasan Cloud VPS): Jika Node.js dashboard ini kamu pasang di VPS Cloud eksternal, memindai IP lokal (seperti 10.10.0.1 atau 192.168.1.1) akan selalu mengembalikan status CLOSED. Hal ini dikarenakan VPS tidak memiliki akses ke jaringan intranet rumah/kantor kamu. Dashboard harus dijalankan di localhost (PC lokal Anda) agar pemindaian intranet berfungsi langsung.

Port Layanan Umum Perangkat Lokal:

PortPerangkatKeterangan
8291MikroTik RouterPort default untuk aplikasi manajemen WinBox.
8728 / 8729MikroTik APIPort API MikroTik (Unencrypted / Encrypted SSL).
5000 / 5001NAS StorageAkses panel web penyimpanan NAS (misal: Synology).
445PC / Server / NASLayanan File Sharing (SMB / SAMBA) untuk pertukaran folder.
80 / 443Modem / Router / WebHalaman antarmuka admin (HTTP/HTTPS web panel).
22Linux / PC / ServerKoneksi SSH terminal jarak jauh.
3389PC WindowsRemote Desktop Connection (RDP) bawaan Windows.

Cara Menggunakan Pemindai Subnet Lokal:

  1. Jalankan Node.js dashboard ini di komputer lokal Anda (LAN yang sama).
  2. Buka dashboard, lalu pada widget Pemindai Subnet Lokal, klik tombol Deteksi.
  3. Sistem akan mendeteksi IP server/PC lokal Anda saat ini (misalnya 192.168.1.15) dan otomatis mengisi kolom prefix subnet dengan 192.168.1.
  4. Pilih preset layanan port yang ingin dicari (misal WinBox (8291) untuk mencari router MikroTik, atau RDP (3389) untuk mencari PC Windows yang aktif remote desktopnya).
  5. Klik Pindai Subnet. Dashboard akan memindai 254 host secara paralel asinkron (dalam < 1.5 detik) dan menampilkan daftar IP mana saja yang port layanannya aktif (OPEN).
Tips Mengatasi Hasil Zong / Port CLOSED:
  • MikroTik Hotspot & Client Isolation: Jika PC/Laptop kamu terhubung lewat jaringan Hotspot, router biasanya mengaktifkan isolasi client sehingga pemindaian ke IP lain (atau ke IP router itu sendiri) diblokir AP. Pastikan di winbox menu IP -> Services port 8291 (Winbox) atau 8728 (API) berstatus aktif dan tidak membatasi IP kamu.
  • Auto-Corrector Subnet Prefix: Masukkan 3 segmen pertama IP (misal: 10.10.15). Jika kamu memasukkan IP host penuh (seperti 10.10.0.1), dashboard secara cerdas akan langsung memotongnya menjadi 3 segmen pertama (10.10.0) untuk menghindari error masukan.
  • Firewall PC Windows: Port RDP (3389) dan Samba (445) diblokir Windows Firewall secara default. Aktifkan "File sharing" or remote access pada PC target.
11

Portabilitas & Deployment Platform

Dashboard LasKaR HanyuT sepenuhnya ditulis dalam Node.js & Python, yang memungkinkannya dipasang dan dijalankan di berbagai lingkungan (Localhost, HP Android, Cloud, dll).

1. Termux (Android Mobile):

Kamu bisa clone repo dari GitHub ke HP Android kamu lewat Termux. Karena HP kamu terhubung ke WiFi lokal yang sama dengan router, seluruh fitur Deteksi Gateway, Subnet Scanner, dan MNDP Neighbors akan berfungsi penuh!

pkg install nodejs git python -y
git clone <REPO_URL> && cd MHDDoS-main
npm install && node server.js

Akses via browser HP: http://localhost:2026

2. Google Colab / Cloud VPS:

Bisa dideploy untuk online 24 jam. Jika dideploy di Colab/VPS, kamu bisa menggunakan tunnel seperti ngrok atau localtunnel untuk mengekspos port 2026.
Catatan: Deteksi lokal (MNDP & Gateway) tidak akan mendeteksi intranet LAN rumah kamu karena server berada di cloud eksternal, tetapi sangat optimal untuk testing traffic public.

12

Simulasi Beban & Uji Ketahanan CPU

Berikut adalah preset pengujian beban ringan untuk mengukur ketahanan CPU router MikroTik (conntrack) atau Portal Login Hotspot tanpa mengganggu stabilitas client RT/RW Net:

1. Uji CPU Router (Beban Conntrack Ringan):

  • Tujuan: Mengukur stabilitas CPU router ARM/MIPS MikroTik saat conntrack terisi.
  • Layer: Pilih Layer 4 (Port).
  • Metode: Pilih TCP atau UDP.
  • Target: Arahkan ke IP router (misal: 10.10.10.1:8291).
  • Parameter: Threads = 50 s.d 150 (sangat ringan) | Durasi = 60 detik.

2. Uji Portal Login Hotspot (Web Page Queue):

  • Tujuan: Menguji performa web server internal MikroTik (uhttpd/servlet hotspot) saat melayani antrean login massal.
  • Layer: Pilih Layer 7 (Web).
  • Metode: Pilih GET atau STORM.
  • Target: Masukkan URL portal login (misal: http://10.10.10.1/login).
  • Parameter: Threads = 100 | Durasi = 60 detik.